Membeli Mobil Bekas, Periksa Dulu 4 Bagian Ini

Membeli mobil bekas, perlu pengecekan kondisi mobil yang teliti. Tujuannya tentu demi mendapatkan mobil dengan kondisi yang sehat. Berikut tips melakukan pengecekan mobil bekas.

1. Cek Bodi Dan Sasis

Cara mengindikasi apakah mobil merupakan bekas tabrakan atau tidak biasanya dengan cara mengecek bagian bodi dan sasis. Pada bagian depan mobil seperti kap mesin, tiang support radiator dan kaki-kaki biasanya dicek apakah ada bekas dempulan atau pengelasan.

Begitupun pada bagian bodi lain seperti pintu-pintu, jika ditemukan bekas perbaikan atau penggantian maka mobil diindikasi pernah tabrakan.

2. Cek Kondisi Mesin

Cek apakah pernah turun mesin atau tidak dengan melihat jika ada penggantian-penggantian pada mesin. Selain itu bisa juga dideteksi dari suara mesin yang biasanya terdengar agak kasar dan cenderung banyak getaran. Perlu dicek juga jika di bagain kolong mobil terdapat kebocoran oli atau tidak.

3. Cek Kelistrikan

Periksa seluruh komponen kelistrikan, seperti lampu-lampu, AC, power window, dan lain-lain.

Bila komponen-komponen tersebut bekerja dengan sempurna maka besar kemungkinan sistem kelistrikan mobil itu juga masih baik.

Dalam kondisi beban penuh dengan menghidupkan AC, lampu-lampu, audio, dan komponen lainnya, naikkan putaran mesin. Jika terjadi perubahan terang sinar lampu yang signifikan, atau putaran kipas elektrik bertambah kencang, berarti ada masalah dengan pasokan listrik dari alternator.

4. Cek Bekas Banjir

Cara mengindikasi mobil yang bekas banjir adalah dengan cara membuka karpet-karpet di dalam mobil. Jika ditemukan bekas lumpur yang tersisa di lantai mobil maka ada kemungkinan mobil pernah mengalami terendam banjir.

Selain itu bisa dicek juga pada bagian baut-baut penyangga jok apakah terdapat karat atau tidak. Bagian bawah sela-sela mesin yang pernah terendam banjir dan tidak terjangkau saat dibersihkan biasanya juga terdapat bekas lumpur.

GridOto.com