Perhatikan Hal Ini Agar Si Kecil Enggak Rewel Ketika Perjalanan Jauh

Melakukan perjalanan jauh dengan membawa balita tentu saja lebih banyak hal yang harus dipersiapkan. Hal ini lantaran balita cenderung membutuhkan kenyamanan khusus saat diajak berkendara, apalagi jika harus menempuh jarak jauh.

Belum bisa mengungkapkan keinginannya dengan jelas, bayi biasanya merengek dan menangis untuk mengungkapkan rasa bosan, lapar, maupun ketidaknyamanannya saat diajak berkendara.

Melansir dari Otofemale.id, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan agar si kecil enggak rewel saat dibawa berkendara jarak jauh:

1. Membawa mainan kesukaan si kecil

Mood bayi memang susah diprediksi. Sebelum berangkat bisa saja ceria, namun saat perjalanan bisa saja rewel karena tidak merasa nyaman. Nah, sebaiknya kamu membawa mainan kesukaan si kecil yang bisa mengalihkan kebosanannya.

2. Ajak partner

Mengajak partner juga penting banget diperhatikan. Nantinya, partner ini akan membantu kamu mengurus dan menghibur bayi ketika mulai rewel. Dengan adanya partner ini kamu juga bisa istirahat sejenak sebelum bergantian menjaga si kecil.

Oh iya, sebaiknya memilih partner ini memang orang yang sudah familiar dengan bayimu ya, seperti anggota keluarga atau pengasuh bayi yang sudah terbiasa. Pasalnya, bayi cenderung merasa gelisah dengan orang-orang asing di dekatnya.

3. Rencanakan frekuensi istirahat

Berhentilah setiap 3-6 jam sekali jika melakukan perjalanan jauh di siang hari. Begitu juga ketika melakukan perjalanan di malam hari. Manfaatkan waktu ini untuk beristirahat, memberikan asupan makanan pada si kecil, dan mengganti popok.

4. Berkendara di malam hari

Waktu tidur optimal balita adalah ketika malam hari. Dengan memilih perjalanan saat malam hari, maka bayi akan menghabiskan banyak waktu berkendara untuk tidur. Tentu saja hal ini bisa meminimalkan risiko si kecil rewel.

5. Pastikan keperluan bayi mudah dijangkau

Susun perlengkapan anak dengan baik dan jangan asal-asalan. Peralatan dengan tingkat urgensi tinggi seperti diapers, dot, tisu basah, obat-obatan, selimut, mainan, dan alat pompa ASI, sebaiknya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau.

6. Selalu letakkan si kecil di child seat

Child seat merupakan kebutuhan wajib sebagai tempat duduk sekaligus pelindung si kecil dari bahaya yang mungkin terjadi di luar maupun di dalam mobil. Jika berat badan anak di bawah 9 kilogram, maka child seat dipasang dengan posisi menghadap ke belakang. Sebaliknya posisi menghadap ke depan digunakan untuk anak dengan berat badan di atas 9 kilogram atau umurnya lebih dari 1 tahun.

Sumber : gridoto.com